Indikator
  • Undercontruction

Panglima TNI Jelaskan Prosedur Pengangkatan Perwira Tinggi TNI

Home / Peristiwa - Nasional / Panglima TNI Jelaskan Prosedur Pengangkatan Perwira Tinggi TNI

KLATENTIMES, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan prosedur rotasi terhadap 85 perwira tinggi yang dia lakukan beberapa saat lalu sudah melewat prosedur dan legaitas yang ada.

Menurut dia, proses rotasi di tubuh TNI bukan terjadi dadakan. Namun lewat sejumlah prosedur. Tahapan-tahahapan harus dilalui sesuai dengan prosedur yang legalitasnya sudah ditentukan.

"Di TNI itu, untuk perwira tinggi prosesnya dilakukan dua tahap di pusat. Yang pertama adalah tahapan (sidang) pra Wanjakti (Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tertinggi) dan yang tahapan kedua adalah (sidang) Wanjakti," di Cilodong, Kamis (7/12).

Menurut Gatoto, dalam sidang Wanjakti ini dihadiri oleh Wakil Kepala Staf Umum, Wakil Kepala Staf AD, AU dan AL, Inspektorat, Bais, Perwakilan dari lembaga terkait misalnya lemhanas, kemenpolhukam dan kemetrian pertahanan.

"Nah, setelah mereka mencalonkan nama dan disidangkan, lalu mereka laporkan kembali ke masing-masing angkatan dan lembaga," tambah Gatot.

Lalu proses berikutnya baru sidang Wanjakti yang dilakukan pada tanggal 4 Desember 2017 lalu.

"Dalam sidang Wanjakti itu dihadiri oleh saya, Kasad, Kasal, Kasau kemudian Wakabin, Wakil Gubernur Lemhanas, Sekretaris Menkopolhukam, Inspektorat TNI dan Bais," katanya.

Dalam sidang itu, tambahnya, akan ditentukan persetejuan. Kalau ada yang tidak setuju bisa langsung dicoret atau diganti.

"Setelah selesai, maka kesembilan orang yang hadir sidang itu akan memberi paraf sebagai tanda persetujuan," ujarnya.

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com